Manfaat Donor Darah untuk Kesehatan

Donor darah memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Selain untuk tubuh, donor darah juga dapat membantu orang yang sedang membutuhkan darah.

Kebutuhan darah di Indonesia masih belum terpenuhi oleh jumlah kantong darah yang didapatkan. Kurangnya ketersediaan darah disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

Darah merupakan komponen terpenting di dalam tubuh manusia. Satu orang mendonorkan darahnya dapat menyelamatkan tiga nyawa sekaligus. Tidak hanya bagi penerima darah, kamu sebagai pendonor juga mendapatkan manfaat yang dapat dirasakan. Berikut manfaat donor darah:

  • Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Donor darah harus rutin agar dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Donor darah diketahui dapat membantu menurunkan kekentalan darah. Semakin kental darah yang mengalir di dalam tubuh, akan membuat semakin tinggi terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah. Gesekan yang terjadi dapat merusak sel-sel dinding pembuluh darah. Hal ini meningkatkan risiko terjadinya sumbatan di pembuluh darah.

  • Menurunkan Kolesterol

Sesuai dengan penjelasan di atas, donor darah dapat membantu menurunkan kekentalan darah. Dengan mengurangi kekentalan darah ini dapat pula membantu menurunkan kolesterol. Kolesterol yang meningkat dapat membuat sumbatan di peredaran darah.

  • Menurunkan Risiko Kanker

Donor darah dapat mengurangi zat besi yang berlebih dalam tubuh. Kadar zat besi dalam darah yang berlebih dianggap menjadi salah satu penyebab meningkatnya radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dalam tubuh ini yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker.

  • Merawat Kesehatan Organ Hati

Kelebihan zat besi juga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada organ hati. Zat besi yang berlebih dapat memicu beberapa penyakit salah satunya hepatitis C.

  • Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan dapat dengan cara melakukan donor darah. Donor darah dapat membakar 650 kalori saat memberikan 450 ml darahnya. Tetapi kamu tidak bisa menjadikan donor darah menjadi program penurunan berat badan. Kamu tetap harus menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga secara teratur dan tetap memperhatikan asupan makanan.

  • Mendeteksi Penyakit Serius

Sebelum melakukan donor darah, kamu akan menjalani beberapa pemeriksaan seperti berat badan, suhu, nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin. Selain itu, kamu juga diminta untuk menjalani pemeriksaan darah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit HIV, hepatitis B, hepatitis C, sipilis, dan malaria. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit saat melakukan tranfusi. Serangkaian pemeriksaan yang dilakukan, dapat membantu pendonor untuk mendeteksi penyakit-penyakit tertentu secara dini.

  • Meningkatkan Produksi Darah

Donor darah secara teratur dapat membantu merangsang produksi sel-sel darah baru. Dengan mendonor darah tubuh tetap sehat dan bekerja lebih efisien.

  • Membantu Mempercepat Penyembuhan Luka

Setelah donor darah, akan terjadi penyesuaian tubuh terhadap berkurangnya sel darah merah. Penyesuaian ini juga dibutuhkan tubuh ketika mengalami luka yang mengakibatkan berkurangnya sel darah merah. Kondisi ini yang membuat penyembuhan luka menjadi lebih cepat.

  • Membantu Menyelamatkan Nyawa Orang Lain

Melakukan donor darah dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Darah yang telah didonorkan dapat digunakan oleh orang yang membutuhkan pertolongan.

  • Mencegah Penuaan Dini

Donor darah secara teratur dapat membantu kulit bergenerasi secara sempurna. Kadar zat besi yang berlebih dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas dapat menjadi penyebab penuaan dini.

  • Membuat Pikiran Lebih Bahagia

Mendonorkan darah dapat membuat kamu merasa lebih bahagia. Kamu akan merasa dapat menolong sesama dengan tubuh sendiri.

Melakukan donor darah dapat kamu lakukan secara rutin maksimal 5 kali dalam 2 tahun. Pria dapat mendonorkan darahnya setiap 3 bulan sekali dan wanita dapat mendonorkan darahnya setiap 4 bulan sekali. Kamu dapat menjaga makanan sebelum donor darah dengan mencukupi asupan cairan dan zat besi, hal ini juga sama dengan makanan setelah donor darah dilakukan.

Sebelum melakukan donor darah, sebaiknya tidur cukup dan ada baiknya menghindari donor darah saat haid. Kamu dapat mengkonsultasikan terlebih dahulu kondisi ini kepada petugas PMI sebelum memulai donor darah.

Banyaknya manfaat melakukan donor darah di atas, semoga dapat memotivasi kamu untuk melakukan donor darah. Yuk mulai donorkan darahmu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *