Ciri-Ciri Kontraksi Palsu dan Perbedaannya dengan yang Asli

Pada masa akhir kehamilan, umumnya akan sering terjadi kontraksi, tapi bukan kontraksi yang menandakan persalinan, gejala ini dikenal dengan kontraksi palsu. Ada beberapa perbedaan ciri ciri kontraksi palsu dengan kontraksi persalinan, inilah pembahasannya.

Kontraksi Palsu

Pada trimester akhir wanita hamil akan mengalami kontraksi palsu atau Braxton Hicks dalam bahasa medis. Kontraksi palsu merupakan kondisi yang normal saat kehamilan, hal ini merupakan cara tubuh mengondisikan rahim dan jalan lahir guna mempersiapkan proses kelahiran yang lancar.

Ada beberapa ciri-ciri kontraksi palsu yang khas membedakan dengan kontraksi asli. Beberapa wanita menggambarkan kontraksi palsu terasa seperti pengetatan atau mengencangnya perut yang hilang timbul. Ada juga yang mengatakan kontraksi palsu terasa seperti kram menstruasi ringan.

Kontraksi palsu memiliki sifat-sifat yang khas seperti tidak begitu menyakitkan, tidak terjadi secara berkala, ketika berjalan sakitnya akan berkurang, waktu muncul lebih sebentar kurang dari satu menit, dan semakin lama tidak semakin kuat. Meskipun hal ini normal tapi jika terjadi secara terus menerus sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Kontraksi Persalinan

Kontraksi persalinan dapat dibedakan dengan kontraksi palsu, kontraksi persalinan menimbulkan rasa sakit dan tekanan di panggul serta rasa tidak nyaman di punggung atau perut bagian bawah. Rasa sakit di sekitar paha bagian dalam (selangkangan) terjadi pada beberapa kasus. Berbeda dengan kontraksi palsu datang dan pergi secara berkala dan intensitasnya terus meningkat.

Tanda bahwa Anda akan segera melahirkan adalah kontraksi setiap 10 menit  atau lebih dari 5 kali dalam satu jam, rasa sakit di punggung atau perut bagian bawah, peningkatan tekanan di panggul atau vagina, pendarahan dari jalan lahir dan keluar carian banyak dari jalan lahir. Jika Anda mengalami hal berikut segera hubungi dokter atau bidan.

Perbandingan Kontraksi Palsu dan Asli

Agar mempermudah Anda mengenali perbedaan antara kontraksi asli dan palsu. Hal pertama yang membedakan adalah intensitas waktunya. Kontraksi palsu punya intensitas yang lebih rendah, sedangkan kontraksi asli secara berkala dan berlangsung sekitar 30-70 detik dan dengan berjalannya semakin kuat dan intensitasnya semakin meningkat.

Perbedaan yang kedua adalah kontraksi palsu lebih mudah hilang, dengan berjalan atau beristirahat dan merubah posisi kontraksinya akan hilang. Sedangkan kontraksi asli lebih sulit hilang meskipun Anda merubah posisi atau beristirahat.

Hal ketiga yang membedakan adalah kekuatan kontraksinya. Kontraksi palsu biasanya lebih lemah dan tidak begitu kuat, atau mungkin awalnya kuat dan kemudian lemah. Sedangkan kontraksi asli lebih kuat dan akan semakin kuat seiring berjalannya waktu.

Faktor pembeda yang ketiga adalah bagian yang sakit. Pada kontraksi palsu umunya hanya terasa pada bagian depan perut atau panggul. Sedangkan kontraksi asli lebih intens dan rasa sakitnya mulai dari punggung bawah ke perut bagian depan. Terkadang dari perut dan pindah ke punggung.

Itulah perbedaan ciri-ciri kontraksi palsu dan kontraksi persalinan serta berbagai penjelasannya. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda. Berbagai informasi sejenis dan informasi seputar parenting dapat Anda baca di Orami Magazine dengan mengnjungi laman orami.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *